Tidak Ada Pembenaran Terhadap Kata Perang

 


Assallamuallaikum.wr.wb

Selamat pagi, salam sejahtera serta bahagia bagi kita semua. Pagi yang cerah ini alangkah baiknya diawali dengan sebuah kebaikan, karena mentransfer kebaikan merupakan suatu energy positif untuk memulai suatu hari dengan penuh energi positif sepanjang pagi, setidaknya untuk pagi ini meskipun kita tahu bahwa hari buruk itu bisa menghampiri siapa saja tidak terkecuali, dimanapun Anda berada selama masih berdiri di bumi kemungkinan terhadap sesuatu yang menimpa manusia itu bisa kapan saja terjadi, diantaranya pertikaian antara sesama manusia yang mungkin diawali dengan satu kata 'Perang'.

Padahal kata tersebut hanya sebuah kata yang terdiri dari beberapa huruf yang tersusun yaitu P-E-R-A-N-G lantas apakah arti kata ajaib yang dapat memporak-porandakan rumah, gedung, tempat ibadah, sekolah, dll. Perang dalam bahasa inggris berarti 'War' dalam bahasa arab 'harb' (حرب) terdiri dari abjad hijaiyah 'khaf, Raa, dan Ba' cukup simpel bukan dalam bahasa inggris terdiri dari tiga huruf W-A-R. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Perang bermakna pertempuran antara dua negara (suku, bangsa, agama, dsb). Perang juga berarti pertempuran bersenjata antara dua pasukan atau lebih, atau perkelahian permusuhan besar.

Saya menyimpulkan bahwa perang adalah suatu persoalan yang ditimbulkan akibat adanya gesekan antara dua kekuatan besar atau lebih dimana gesekan tersebut dapat dilatar belakangi oleh perbedaan paham, keyakinan, idologi atau pandangan politik, sehingga menimbulkan perpecahan antara dua kelompok atau lebih yang berakibat pada permusuhan dengan disertai pertempuran sehingga mengakibatkan kerusakan, kehancuran, penderitaan, kemiskinan, hingga kematiaan.

Jika kita menilik jauh kebelakang sebenarnya sebuah pertikaian yang terjadi oleh makhluk ciptaan Tuhan yaitu diawali oleh pertikaian antara Nabi Adam dan Iblis, Iblis tidak pernah senang dengan kehadiran Nabi Adam, karena Iblis merasa lebih baik dari pada Nabi Adam, lalu terjadilah sebuah hukuman terhadap Iblis lantaran tidak pernah mau mematuhi perintah Tuhan, lalu diusirlah Iblis dari surga disitulah mulai Iblis mengatur siasat untuk menghancurkan Nabi Adam pertama dengan membuatnya terusir dari surga, lalu membuat permusuhan diantara anak keturunan Nabi Adam, hingga saat ini.

Bumi kita setidaknya telah mengalami beberapa peperangan, bukan hanya dua peperangan yang sering dieluh-eluhkan oleh bangsa barat, mereka tidak menilik sejarah bahwa perang itu telah terjadi beberapa kali bukan hanya dua peperangan yang tercatat sebagai perang dunia kedua. Akan tetapi sebelum itu sebenarnya perang-perang besar antara beberapa negara atau kerajaan itu sudah ada sejak lama, tapi perang yang bisa dikatakan menggunakan senjata modern merupakan perang yang terjadi dimasa modern yaitu kita sering sebut sebagai perang dunia satu (World War One) dan perang dunia dua (World War Two), dan mungkin sekarang dunia sedang genting dengan suatu pertempuran antara negara yang bisa saja menimbulkan perang dunia tiga (World War Three).

Mirisnya mengapa bangsa-bangsa barat hanya peduli terhadap konflik antara  Rusia-Ukraina, mengapa tidak pernah memberi dukungan terhadap perdamaian antara Palestina-Israil, padahal sama-sama sesuatu konflik yang harus kita semua dukung untuk terciptanya perdamaian dunia. Saya tidak sedang berdiri untuk memperbandingkan antara bangsa-bangsa barat, dan bangsa-bangsa timur, dalam tulisan ini berdiri sebagai penduduk bumi yang mana bumi adalah tempat makhluk hidup tinggal bukan hanya bangsa-bangsa barat, dan bangsa-bangsa timur, tapi bangsa manusia, tumbuhan, hewan, dan semua yang ada diatasnya.

Semua orang pasti setuju dengan pernyataan saya, bahwa ''segala macam bentuk peperangan itu tidak bisa dibenarkan, karena kita semua sebagai penduduk bumi seharusnya menjaga dan melindungi kehidupan di bumi agar tetap damai," jalan satu-satunya untuk dapat terciptanya perdamaian dunia jalan satu-satunya manusia seharusnya berdiri untuk menyuarakan perdamaian dan keadilan sebagai penduduk bumi bukan mengkotak-kotakan dengan bangsa barat dan bangsa timur.

Apabila mengkotak-kotakan antara bangsa barat dan bangsa timur itu sama saja bersuara bukan untuk perdamaian dunia tetapi bersuara untuk barat dan timur. Semestinya orang yang menyuarakan perdamaian harus berdiri sebagai Central Of The World (Pusat dunia) yang tidak terikat oleh kepentingan barat dan timur tetapi untuk kepentingan perdamaian dunia dan sebagai penjaga bumi (Save Of Earth).

Untuk itulah sebagai penduduk bumi yang masih memiliki hati nurani, penduduk bumi yang mencintai perdamaian yang suka mengatakan Peace Of The World, Save Earth and Stop War. Seharusnya mereka berdiri tidak untuk bangsa-bangsa barat dan bangsa-bangsa timur tetapi berdiri Speak Up tentang perdamaian dunia sebagai penduduk bumi yang mana menghendaki terciptanya perdamaian dunia.

Sekian salam damai untuk terciptanya perdamaian dunia, Peace Of The World, Save Earth and Stop War. See you next time.


Related Posts:

0 Response to "Tidak Ada Pembenaran Terhadap Kata Perang"

Post a Comment