Peram Proteksi Kesehatan Mental


Bameswarablogs.com -- Kata 'Peram' mungkin jarang terdengar di kehidupan sehari-hari karena mungkin sangat jarang sekali kata peram digunakan, peram itu sendiri merupakan kata yang memiliki lebih dari satu makna, peram bisa bermakna mendengkur kalimat contoh misalnya 'seekor burung merpati sedang memeram', peram juga bisa bermakna menyimpan buah-buahan, menyimpan, menyembunyikan. contoh kalimatnya 'Bames sedang memeram perasaan di hati', namun peram dalam judul artikel ini berarti kegiatan yang tetap tinggal dirumah saja, tidak keluar-keluar. Contoh kalimat 'setiap hari dia berperam saja di rumah.''

Kata peram kebetulan sangat tepat dengan kondisi situasi sekarang yakni masa PPKM Level 4, PPKM ini sudah mencapai level 4 secara tidak langsung PPKM ini seperti sebuah games permainan yang mana memiliki level tingkatan, ternyata bukan hanya pedas yang memiliki level. PPKM juga memiliki level yang mana levelnya sudah mencapai tingkatan 4, kalau dianalogikan dengan level pedas ini sudah mendekati pedas tingkat setengah dewa yang mana level pedas yang super pedas levelnya 5. Tidak kebayang bagaimana jika PPKM ini sudah mencapai level 5! Kita semua berharap jangan sampai.

Situasi PPKM level 4 ini memaksa masyarakat untuk memeram diri di dalam rumah tidak kemana-mana, pemerintah membuat kebijakan PPKM ini menjadikan masyarakatnya seperti anak gadis yang dipaksa untuk tidak keluar rumah, jadi gadis pingitan yang ruang geraknya dibatasi. Meski sebagian masyarakat kecewa pada situasi yang semacam ini, tapi tetap berprasangka baik barangkali mungkin ini adalah sebuah kebijakan yang terbaik untuk mengurangi penyebaran pandemi yang belum juga selesai sampai masyarakat sebagian besar mungkin bosan, mendengar kabar tentang pandemi ini. Namun tidak bisa dipungkiri juga bahwa bendera kuning pada situasi ini banyak terlihat, entah sampai kapan ini semua berlalu. Hanya bisa berdoa pada Tuhan Yang Maha Esa, semoga semua cerita ini segera berlalu dan jangan pernah kembali.

Dan memeram diri di dalam rumah memang tidak baik jika dilakukan dalam waktu yang lama, sebab tubuh manusia itu sama seperti pohon selain memerlukan makanan dan air harus juga terkena sinar matahari. Sedangkan jika manusia terus menerus di dalam rumah jauh lebih lemah pompa detak jantungnya jika dibandingkan manusia yang lebih sering keluar rumah dan terkena sinar matahari. Selain dari pada melemahkan tubuh kelamaan memingit atau memeram diri di dalam rumah itu memberikan tingkat dampak pada mental seseorang jauh lebih tinggi, bahkan bisa mengakibatkan sesuatu stress pada seseorang.

Maka perlu sekiranya peram orang yang memeram melakukan proteksi kesehatan mental untuk mengetahui sejauh mana tingkat ganguan sikis yang dialaminya akibat diberlakukanya PPKM, masyarakat juga harus tetap tenang serta menjaga selalu kesehatan mental.

Adapun bebrapa langkah untuk menjaga kesehatan mental agar tetap terhindar dari menurunnya kesehatan mental dimasa sekarang, untuk melakukan pencegahan mental ada beberapa upaya yang harus dilakukan, antara lain :

1. Tingkatkan Ibadah dan doa

Salah satu cara ampuh untuk mencegah gangguan kesehatan mental yakni harus banyak berdoa dan beribadah pada Tuhan yang maha kuasa atas segala sesuatu, maka berdoalah serta memohonlah pertolongan pada Allah agar tidak ditimpakan suatu penyakit.

2. Melakukan aktivitas fisik dan tetap aktif secara fisik

Memeram bukan berarti tidak melakukan aktivitas apapun tetap lakukanlah aktifitas yang dapat tetap menyeimbangkan ondisi mental pada diri kita sendiri, jangan sampai karena diberikan kesempatan lebih banyak waktu dirumah malah dibuat untuk kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mental.

3. Membantu orang lain dengan tulus

Dimasa sulit sekarang ini menjadi suatu kesempatan untuk lebih peduli pada orang disekitar kita dimulai dari keluarga terdekan, misalnya orang tua atau anak berikanlah perhatian pada mereka agar terjalin hubungan yang positif dan bisa untuk saling menguatkan dalam menghadapi segala persoalan agar bisa menghadapi dan melaluinya.

4. Memelihara pikiran yang positif

Pikiran positif merupakan suatu sumber utama dari kesehatan mental atau kesehatan jiwa seseorang maka dari itu tetaplah berpikir positif jangan pernah bahkan jangan biarkan pikiran negatif menghantui isi kepala, karena pikiran negatif akan menimbulkan dampak kesehatan yang negatif pula,

5. Memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah

Mau tidak mau kita dalam hidup kita harus dituntut untuk bisa mengatasi masalah, karena dalam hidup semua manusia pasti memiliki suatu masalah tapi jangan sampai hidup bermasalah.

6. Mencari bantuan profesional jika diperlukan

Ketika Anda menemukan masalah yang tidak bisa Anda selesaikan sendiri maka jangan malu untuk mengkonsultasikan dan meminta bantuan pada seorang yang profesional serta kompeten dalam mengatasi persoalan tersebut, jangan sekali-kali mempercayakan masalah yang tidak bisa diselesaikan sendiri pada orang yang tidak kompeten karena itu malah akan menambahkan masalah.
 
7. Menjaga hubungan baik dengan orang lain

Tetap menjaga hubungan baik dengan orang lain, PPKM bukan alasan kita untuk tidak menjaga hubungan baik dengan orang lain, menjaga silaturahmi itu merupakan bagian dari cara pencegahan untuk terhindar dari gangguan mental, karena sudah menjadi suatu kebutuhan manusia berinteraksi dengan orang lain sebagai makhluk sosial.

8. Menjaga kecukupan tidur dan istirahat.

Pola tidur yang tidak teratur terkadang memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh manusia, termasuk kesehatan mental. Penting sekali bagi Anda untuk tetap menjaga pola istirahat yang sehat dan teratur.

9. Menjaga pola makan

Makanan merupakan penggerak motorik atau bahan bakar bagi tubuh manusia, untuk itu selalu menerapkan menu yang sehat, serta menyehatkan tubuh seperti kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran, ikan, telur, daging dan masih banyak makanan sehat yang lain.

Mungkin itulah beberapa uraian mengenai Peram Proteksi Kesehatan Mental, semoga selalu sehat dimanapun Anda berada, dan selalu ingat bahwa saat ini harta yang paling berharga adalah kesehatan untuk itu tidak ada bosannya untuk jaga selalu kesehatan.



(B_yk)

c.26.07.2021.rb


Sumber :

- Ilustrasi gambar (Unsplash.com\)

Related Posts:

0 Response to "Peram Proteksi Kesehatan Mental"

Post a Comment